Perkembangan
aplikasi komputer dewasa ini mengalami kemajuan yang begitu pesat. Komputer
mampu membantu manusia di berbagai bidang pekerjaan karena memiliki kecepatan
yang dibutuhkan dalam menyajikan informasi, ketelitian, setra keakuratan dalam
memberikan solusi.
Dalam
teknologi peranti lunak, salah satu teknologi baru yang mulai banyak
dimamfaatkan adalah MYOB. Menurut Feroza Ranti MYOB adalah
software akutansi yang berfungsi membantu bagian keuangan dalam menyusun
laporan keuangan, lengkap dengan pengendalian inventory, penjualan, pembelian,
asset perusahaan bahkan tersedia lebih dari 150 jenis laporan keuangan yang
tersimpan secara otomatis dan tersaji secara detail.
Dari
beberapa buku sebagai acuan dapat disimpulkan secara umum pengertian MYOB adalah
sebuah software akuntansi yang diperuntukkan bagi usaha kecil dan menengah
(UKM) yang dibuat secara terpadu (integarated software). Dikembangkan
pertama kali oleh MYOB Limited Australia dan sekarang telah dikembangkan
di beberapa negara lain seperti di Amerika, Kanada, Selandia Baru dan lainnya.
Hingga kini telah diterbitkan MYOB Accounting, MYOB Premier dan MYOB
Basic Bussinness, MYOB Accounting Plus dan MYOB Just Invoice
dengan berbagai versi.
Beberapa kelebihan MYOB dibandingkan dengan
software akuntansi lain:
1. User Friendly
(mudah digunakan), bahkan oleh orang awam yang tidak mempunyai pengetahuan
mendasar tentang akuntansi.
2. Tingkat
keamanan yang cukup valid untuk setiap user
3. Kemampuan explorasi semua laporan ke program Excel tanpa melalui proses ekspor/impor file yang merepotkan
4. Kemampuan trash back semua laporan ke sumber dokumen dan sumber transaksi
5. Dapat diaplikasikan untuk 105 jenis perusahaan yang telah direkomendasikan
6.Menampilkan laporan keuangan komparasi (perbandingan) serta menampilkan analisis laporan dalam bentuk grafik
3. Kemampuan explorasi semua laporan ke program Excel tanpa melalui proses ekspor/impor file yang merepotkan
4. Kemampuan trash back semua laporan ke sumber dokumen dan sumber transaksi
5. Dapat diaplikasikan untuk 105 jenis perusahaan yang telah direkomendasikan
6.Menampilkan laporan keuangan komparasi (perbandingan) serta menampilkan analisis laporan dalam bentuk grafik
FITUR YANG DISEDIAKAN OLEH MYOB
MYOB dibuat sebagai gabungan beberapa modul yang disajikan
dalam satu paket. Beberapa modul (fitur) gabungan yang disediakan oleh MYOB
yang kemudian digabung salah satu form yang disebut dengan Command Centre
adalah sebagai berikut:
Ø Accounts
Menyediakan fitur Accounts List,
Record Journal Entry.
Ø Banking
Menyediakan fitur Spend Money,
Receive Money, Bank Register, Reconcile Account, Prepare Bank Deposit, Print
cheque.
Ø Sales
Menyediakan fitur Sales Register,
Enter Sales, Receive Payment, Print Invoice.
Ø Time Billing
Menyediakan fitur Activities List,
Enter Activity Slip, Prepare Time Billing Invoice, Activity Log.
Ø Purchases
Menyediakan fitur Purchase Register,
Enter Purchase, Print Purchase Order.
Ø Inventory
Meyediakam fitur Item Register, Item
List, Set Item Prices, Count Inventory, Adjust Inventory, Transfer Inventory,
Auto Build Inventory.
Ø Card File
Meyediakan fitur Card List seperti
Customer, Supplier, Employee, Personal.
OTOMATISASI SISTEM PENCATATAN
Semua form yang disediakan oleh MYOB
sudah diotomatiskan dimana suatu angka dalam form tersebut ditransformulasikan
ke sisi debit atau ke sisi kredit, kecuali untuk form Record Journal Entry.
Setiap kelompok command centre akan bermuara ke dalam Transaction Journal,
kecuali Card File. Semua form yang sudah diotomatisasi tersebut dihubungkan
oleh account yang telah dipilih dan ditentukan di dalam isian form.
Misal:
Bagian penjualan cukup mengisikan
formulir Sales Invoice. Yang perlu dimasukkan dalam form tersebut adalah
informasi tentang pembeli (customer), tanggal, nomor invoice, sistem pengiriman
barang, kode dan jenis barang, harga persatuan dan potongan yang mungkin diberikan.
Setelah faktur
tersebut dibuat (record) secara otomatis akan menambah piutang (data pembeli),
mengurangi barang yang dijual dan lainnya.
PERSIAPAN DATA AWAL
Berikut beberapa data awal yang harus Anda sediakan sebelum bekerja dengan MYOB:
- Chart of Account
Pengkodean dan pengelompokan account
disebut dengan Chart of Account. Susunlah Chart of Account sesuai dengan GAAP (General
Accepted Accounting Principles)/Prinsip-prinsip Akuntansi yang diterima
umum.
- Job List
Buatlah dan tetepkan Job (proyek) perusahaan Anda (jika ada)
- Card File
Catat dan kelompokkan data customer,
supplier, employee dan personal
- Item List
Catat dan kelompokkan nama barang/jasa yang akan diperjualbelikan
- Linked Account
Tetapkan dan pilih Account yang akan
dimasukkan ke dalam Linked Account
- Opening Balances
Masukkan saldo awal masing-masing
account, customer, supplier, inventory dan job (jika ada). Cek kembali
keseimbangan neraca Anda sebelum memasukkan transaksi.
- Gunakan menu Easy Setup Assistant untuk memandu Anda melakukan berbagai setup awal dengan tuntunan dari MYOB.
MEMBUAT DATA BARU
- Klik tombol start
- Pilih all program > MYOB Premier >
- Didalam kotak dialog yang terbuka terdapat 5 tombol akses :
- Open, untukmembuka data MYOB yang telah ada
- Create, untuk membuat data perusahaan baru
- Explore, untuk menampilkan data contoh yang telah disediakan
- What’s New, untuk menampilkan file.html yang terhubung dengan internet, yang berisi berita terbaru dalam versi ini
- Exit, untuk mengakhiri program MYOB
- Setelah Anda membuka program MYOB klik pilihan Create New Company File.
- Selanjutnya akan muncul kotak dialog New Company File. Form ini terbagi menjadi 6 bagian, yaitu: Introduction, Company Information, Accounting Information, Account List dan Company File
- Setelah muncul Assistant Introduction, klik tombol Next sehingga akan muncul kotak dialog Company Information untuk mengisikan data nama dan alamat perusahaan.
- Setelah itu klik Next untuk pengisian Accounting Information dimana ada 4 field yang harus diisi dengan fungsi masing-masing sebagai berikut:
§ Current Financial Year
diisikan Tahun Tutup Buku
§ Last Month of Financial
Year pilihan Bulan Tutup Buku
§ Convertion Month
pilihan Bulan Awal Buku
§ Number of Accounting Periods pilihan jumlah
periode setahun
- Berikutnya adalah Assistant untuk pengisian Account List. Ada tiga pilihan dalam pembuatan Account:
§ I Would like to start with one of the last provided by MYOB.
Pilihan ini memungkinkan Anda untuk memilih salah satu type Account dari
105 jenis perusahaan yang telah disediakan oleh MYOB.
§ I Would like to import a list of accounts provide by my
accountant after I’m done creating my company file
Pilihan ini memungkinkan Anda untuk mengimpor daftar account yang telah ada
setelah membuat file baru.
§ I Would like to build my own accounts list one I begin using
MYOB.
Pilihan ini memungkinkan Anda untuk membuat dan mendesain sendiri daftar
account.
- Kedua pilihan di atas akan memunculkan Assistant berikutnya yang menginformasikan bahwa data Anda akan dibuatkan secara otomatis dengan nama direktori dan nama file yang telah dibuatkan oleh MYOB. Jika Anda ingin merubah nama file dan tempat folder sesuai yang Anda kehendaki maka klik tombol Change, lalu pilih folder direktori tempat data akan diletakkan, serta ketikkan nama file lalu klik Save.
- Selanjutnya komputer akan melakukan proses beberapa detik untuk membuat data baru tersebut. Hasil pembuatan file baru akan diinformasikan pada Assistant Conclution. Jika muncul kata Congratulations, berarti pembuatan file baru Anda telah berhasil. Akan ada dua tombol pilihan yang dapat dipilih:
·
Setup Assistant :
adalah fitur yang membantu kita untuk mengendalikan beberapa fungsi
contents pada command centre seperti customize, account, sales, purchase. Jika
anda menginginkan beberapa perubahan cara kerja pada beberapa content tersebut,
maka klik fungsi tersebut. Namun, fungsi yang lazim digunakan sudah sesuai
dengan setup yang sudah aktif dan karenanya tidak perlu diubah lagi..
§ Command Centre
: adalah pusat perintah semua content (isi) yang disediakan oleh MYOB.
Dalam hal ini adalah menu account, banking, sales, timebilling, purchase,
inventory, dan cardfile.
LINKED ACCOUNT
Beberapa dari default account tidak dapat dihapus karena telah terhubung
dengan account dan form yang lain (linked account), tetapi kita dapat
menggantinya dengan nomor lain.
Ada 3 kelompok linked account yang harus diisi dan saling berhubungan
yaitu:
- Linked Account yang diisi dari menu Setup
- Linked Account yang melekat pada Tax Codes
- Linked Account yang melekat pada Form Item List
Ø Linked Account
yang terdiri dari menu Setup terdiri dari 3 Account. Anda dapat melihatnya
dengan cara:
a.
Klik menu Setup, pilih Linked Accounts.
Ada 5 linked account dimana terdapat 2 account yang tidak dapat diganti di form ini sementara 3 account lainnya dapat diganti dengan account yang lain.
Berikut penjelasan dan fungsi dari
masing-masing account tersebut:
·
Equity Account for Current Earnings
Untuk menampung selisih Laba/Rugi yang dapat juga dinamakan sebagai Laba
Rugi Tahun Berjalan.
·
Equity Account for Retained Earning
Untuk menampung laba/rugi pada tahun
sebelumya yang tidak dibagi ke pemilik, dan telah dilakukan tutup buku tahunan.
·
Equity Account for Historical
Balancing
Untuk menampung selisih saldo Debit
dan Credit pada saat pengisian data awal.
·
Cheque Account for Undeposited Funds
Account ini untuk menampung
penerimaan dari customer yang berbentuk giro belum jatuh tempo. Jadi sebelum
dana/giro tersebut masih dalam masa kliring dimasukkan dalam account ini.
Setelah cair baru dilakukan deposit ke bank yang bersangkutan.
c. Linked Account-Sales
Account
Terbagi menjadi 2 account yang harus diisi dan 4 pilihan account yang dapat digunakan.
·
Assets Account for Tracking
Receivables
Untuk menampung account Piutang Dagang (Buku Besar Umum Piutang
Usaha/Piutang Dagang).
·
Cheque Account for Customer Receipts
Untuk menampung account kas/bank
yang digunakan untuk menerima pembayaran dari customer.
·
Income Account for Freight
Untuk menampung account Pendapatan
Angkut Penjualan yang diambil dari form Sales Invoice, jika option I charge
freight on sales aktif.
·
Liability Account for Customer
Deposits
Untuk menampung account Uang Muka
Penjualan dari customer, jika option I track deposit collected from customer
aktif
·
Expense or Cost of Sales
Account for Discounts
Untuk menampung account Potongan
Penjualan yang akan diberikan pada customer, karena membayar hutang mereka pada
masa termin potongan, jika option I give discounts for early payment
diaktifkan.
·
Income Account for Late Charges
Untuk menampung account Pendapatan
Denda/Bunga atas keterlambatan customer membayar hutangnya pada tanggal jatuh
tempo, jika option I access charge for late payment diaktifkan.
d. Linked Accounts-Purchases
Accounts
·
Liability Account for Tracking
Payables
Untuk menampung account Hutang Dagang (Buku Besar Umum Hutang Usaha/Hutang
Dagang)
·
Cheque Account for Paying Bills
Untuk menampung account kas/bank
yang digunakan untuk membayar hutang pada supplier.
·
Expense for Cost of Sales Accont for
Freight
Untuk menampung account Beban/Biaya
Angkut yang diambil dari form Purchase Invoice, jika option I pay freight on
purchases aktif.
·
Assets Account for Supplier Deposits
Untuk menampung account Uang Muka
Pembelian yang dibayar pada supplier, jika option I track deposit paid to
supplier diaktifkan.
·
Expense (or Contra) Account for
Discounts
Untuk menampung account Potongan
Pembelian yang akan diterima dari supplier karena kita membayar hutang pada
masa termin potongan jika option I take discounts for early payment
diaktifkan
·
Expense Account for Late Charge
Untuk menampung Beban Denda/Bunga
atas keterlambatan kita membayar hutang pada tanggal jatuh tempo, jika option I
access charge for late payment diaktifkan.
Ø Linked Account yang kedua adalah yang
melekat pada isian Tax Code Information. Dalam
setiap jenis Tax Codes yang ada selalu diisikan 2 jenis Accounts:
- Linked Account for Tax Collected
Account ini untuk menampung jumlah pajak yang terdapat pada faktur
penjualan dan akan dimasukkan ke dalam Pajak Keluaran (VAT Out). Menurut Prinsip Akuntansi Indonesia tipe account ini adalah
Current Liabilities.
- Linked Account for Tax Paid
Account ini untuk menampung jumlah pajak yang terdapat fakur pembelian dan
akan dimasukkan ke dalam Pajak Masukan (VAT In). Menurut
Prinsip Akuntansi Indonesia, tipe account ini adalah Current Assets. Jumlah pajak
masukan pada akhir bulan dapat dilakukan pengkreditan dan dialokasikan ke dalam
PPN Keluaran. Selisih antara PPN Masukan dan Keluaran tersebut nantinya akan
menjadi Hutang Pajak atau Piutang Pajak.
- Linked Card for Tax Authority
Ini bukanlah linked account, tetapi
linked account yang berlaku untuk card file (customer/supplier) tertentu saja.
Ø Linked Account yang ketiga adalah yang
melekat pada isian Item Information. Dalam
setiap item yang dibuat disediakan 3 option:
R I Buy
This Item
: Cost of Sales Account
R I Sell
This Item
: Income Account for Tracking Sales
R I
Inventory This Item
: Assets Account for Item Inventory
a. Cost
of Sales Account (Harga Pokok Penjualan)
Account ini untuk menampung suatu item dijual kembali yang menimbulkan
kerugian pada perusahaan karena berkurangnya persediaan. Account ini akan muncul jika option R
I Inventory This Item diaktifkan.
b. Expense
Account for Tracking Cost
Account ini untuk menampung suatu
item jika dibeli akan masuk ke dalam account beban apa. Account ini akan
muncul jika option R I Buy This Item diaktifkan.
c. Income
Account for Tracking Sales
Account ini untuk menampung suatu
jumlah yang tertera pada Sales Invoice.
d. Assets
Account for Item Inventory
Account ini untuk menampung rekening persediaan barang yang akan mencatat
jumlah barang dibeli dan jumlah barang yang dikeluarkan pada saat dijual.
TAX CODES
Ada 2 istilah yang berlaku umum di Indonesia, yaitu:
1. Pajak
Masukan
Pajak yang harus dibayar oleh pembeli. Jika pembeli tersebut akan menjual
lagi, maka pajak yang telah dibayar dapat dikreditkan ke Pajak Keluarannya.
2. Pajak
Keluaran
Pajak yang harus dipungut oleh penjual dan nantinya harus disetorkan ke kas
negara.
MYOB memberikan fasilitas perhitungan pajak secara otomatis
untuk menghitung Pajak Masukan dan Keluaran atas faktur pembelian maupun
penjualan. Sistem perhitungan pajak dibagi
menjadi 2 yaitu:
R Tax Inclusive
: Jumlah yang diisikan di dalam unit price adalah harga sudah
termasuk pajak dan sudah dipotong diskon
(jika ada).
£ Tax Exlusive
: Jumlah yang diisikan di dalam unit price adalah harga sebelum dikenai pajak
dan belum dipotong diskon.
Membuat Kode Pajak
- Klik menu list, tax code
- Klik tombol new
- Kemudian isi kode pajak PPn pada kolom isian tax code
- Kemudian tab, isi pajak pertambahan nilai pada description
- Lalu pilih tipe pajak good & service tax dengan mengklik tombol pull down pada tax type
- Pada kolom isian Linked Account for Tax Collected klik tombol drop down pilih 2-2100 (Pajak Keluaran)
- pada kotak dialog select from list klik tombol use account dan 2-2200 (Pajak Masukan) pada kolom isian Linked Account for Tax Paid.
- Pada linked card for Tax Authority masukan nomor pajak yang
tercatat dalam kartu file pemasok atau dapat pula dikosongkan Klik ok, close

Menghapus Kode pajak :
- Sorot kode pajak yang akan dihapus.
- Klik menu Edit (menu utama), lalu klik Delete Tax Code.
- Hapus semua kode pajak kecuali 2 jenis yang tidak dapat dihapus yaitu kode GST dan N-T.
- Setelah itu untuk membuat kode pajak lagi yang Anda inginkan dengan menekan tombol New, atau mengganti kode pajaknya (Edit).
MYOB membagi klasifikasi account menjadi 8 kelompok. Masing-masing
klasifikasi telah diberikan nomor default seperti berikut ini:
- Assets Aktiva/Harta diawali dengan nomor 1-xxxx
- Liability Hutang/Kewajiban diawali dengan nomor 2-xxxx
- Equity Modal/Ekuitas diawali dengan nomor 3-xxxx
- Income Pendapatan diawali dengan nomor 4-xxxx
- Cost of Sales HPP diawali dengan nomor 5-xxxx
- Expense Beban Usaha diawali dengan nomor 6-xxxx
- Other Income Pendapatan Lain-lain diawali dengan nomor 8-xxxx
- Other Expense Beban Lain-lain diawali dengan nomor 9-xxxx
Account di dalam MYOB dapat
disusun secara hierarkis, yaitu setiap account dapat dirinci lagi menjadi sub
account dibawahnya. Nomor account dapat diisi maksimal 5 digit. Sedangkan untuk
setiap account ada kemungkinan hirarkinya, yaitu sebagai account induk
(header) atau sebagai account anak (detail).
CARD FILE
Card File di dalam MYOB
merupakan kumpulan data Customer, Supplier, Employee dan Personal. Diantara 7
modul Command Centre hanya modul Card File yang tidak mempengaruhi posisi
keuangan perusahaan.
CARD LIST
Terdiri dari 4 kelompok (Customer,
Supplier, Employee dan Personal). Ada 2 kelompok yang mempunyai saldo (balance)
yaitu kelompok supplier (Hutang Dagang) dan Customer (Piutang Dagang).
New – Card List – Customer
Card ini digunakan untuk mencatat
data nama dan alamat customer (Pelanggan).
Ada 2 jenis Tipe Customer yaitu
sebagai Individual atau Company. Berikut field-field yang perlu diisikan di
form Customer:
Profile
Card Type
: Pilih tipe card (customer)
Designation
: Pilih tanda customer sebagai idividual atau company
Inactive Card
: Aktifkan jika untuk sementara tidak dipakai.
Name
: Ketikkan nama customer (lengkap)
Code ID
: Pilih lokasi alamat customer.
Address 1 = default sebagai Bill to
(alamat penagihan faktur)
Address 3-5 = merupakan alamat alternatif lainnya.
Card Details
(folder) dan file name yang berbentuk gambar (*BMP) yang merupakan
Area (Map)
lokasi customer berada.
Notes
: Anda dapat mengisikan keterangan tentang gambar areanya.
Identifiers…
: Anda dapat mengelompokkan customer tersebut akan
dikelompokkan dalam daftar abjad mana (identitas).
Custom List #1
: MYOB memberikan fasilitas pembuatan field kosong untuk
masing-masing card sebanyak 3 field name.
Custom List #2
: Disetiap field name yang dipilih Anda dapat isikan isi dari
field
tersebut.
Selling
Details
Sale Layout
: Pilih salah satu dari 6 default tipe sales
Income Account :
Pilih salah satu account tipe revenue.
Salesperson
: Pilih salesperson Anda yang menangani customer ini.
Sale Comment
: Pilih comment yang dibubuhkan di footer invoice.
Shipping Method : Pilih
jenis/metode pengiriman barang ke customer ini.
Customer Billing Rate : Jika melakukan time billing isikan tarif bill per satuan.
Credt limit : Isikan plafon (batasan atas) kredit
yang mungkin dapat diberikan.
Available
Credit : Batasan kredit yang masih dapat digunakan.
Currently past due : Disikan sebesar
piutang yang telah lewat jatuh tempo.
Tax Code
: Isikan default Tax Code pada saat membuat sales.
Freight Tax Code : Isikan default
untuk freight di sales.
Use Customer Tax Code : Aktifkan
jika customer tersebut kena pajak/sebaliknya.
ment is
Customer Term Information :
A Paydue
: Jatuh tempo pembayaran dihitung setelah
A Discount
date : Tanggal jatuh
tempo dihitung sekian hari dari transaksi
penjualan
A Balance due date
: Tanggal jatuh tempo dihitung sekian hari setelah
payment is due
A % Discount for
: % discount diberikan jika membayar sebelum
Early Payment discount date
A % Monthly Charge
: % denda jika terlambat bayar
for late payment
A % volume discount
: % volume discount yang diberikan.
Payment Details
Bagian ini merupakan pilihan cara
pembayaran yang sering digunakan oleh customer dalam membayar hutang-hutangnya.
Ada beberapa pilihan yang telah disediakan seperti Cash, Master Card, Visa Card
dan lainnya serta Anda masih dapat membuat cara pembayaran sendiri sesuai
dengan kebijakan perusahaan Anda.
Jika pilihan Anda adalah selain Cash, akan ditanyakan informasi tentang
Card (kartu) Customer seperti nomor kartu, nama yang tertera di kartu dan
tanggal kadaluwarsa atas kartu tersebut.
Jobs
Akan menampilkan daftar Job yang berhubungan dengan customer tersebut.
Hanya akan tampil jika customer tersebut dihubungkan (linked) dengan salah satu
Job List yang ada. Yang ditampilkan dalam form ini adalah saldo suatu Job yang
berhubungan dengan customer ini.
History
Bagian ini akan menampilkan daftar perubahan saldo rata-rata customer yang
bersangkutan pada suatu bulan (yang lalu dan sekarang). Selain itu juga
diberikan informasi tentang penjualan terakhir, pembayaran terakhir, rata-rata
perputaran piutang dan invoice tertinggi serta saldo piutang tertinggi yang
pernah ada.
JOB LIST
Jobs di dalam MYOB diartikan sebagai suatu bagian pekerjaan di dalam
sebuah departemen. Dengan menggunakan fasilitas Job memungkinkan perusahaan
untuk dapat melihat laporan laba rugi per masing-masing job (pekerjaan) selain
dapat pula melihat laporan laba rugi secara keseluruhan.
Fungsi Jobs ini sangat tepat jika dipergunakan di perusahaan:
· perusahaan konstruksi
· perusahaan anak/cabang
· perusahaan industri dengan sistem Harga
Pokok Pesanan
· perusahaan yang menjadikan setiap
departemen sebagai Profit Centre.
ITEM LIST
Item list adalah kumpulan beberapa item yang nantinya akan diisikan pada
saat membuat faktur baik di Sales maupun di Purchases. Anda dapat membuat Item List dari menu:
· Menu Command Centre – Inventory – Item List, atau
· Menu utama – List – Items
Ada beberapa kategori (pengelompokkan) item diantaranya:
- Item tersebut merupakan bagian dari Barang Dagang. Saat membuat item ini Anda harus mengaktifkan icon I Buy, I Sell dan I Inventory. Ciri item ini:
a. mempunyai harga pokok (cost)
per unit
b. melekat pada account inventory
c. mempunyai satuan Qty (kuantitas)
- Item tersebut merupakan bagian dari Service (jasa) yang ditawarkan (dijual) pada customer. Item ini hanya dapat dijual saja dan tidak dapat dibeli. Saat membuat item ini Anda hanya mengaktifkan ikon I Sell This Item saja.
- Item tersebut merupakan bagian dari Perlengkapan/Beban Usaha. Jika item ini dibeli akan dimasukkan sebagai perlengkapan atau beban (expense) dan jika dijual biasanya dimasukkan ke kelompok Income atau Other Income. Aktifkan I Buy dan I Sell This Item saat membuat item jenis ini.
Item Number
: Isikan kode barang (maksimal 30 karakter)
Name
: Isikan nama barang (maksimal 30 karakter)
Qty On Hand
: Menunjukkan stock (qty) sampai dengan sekarang.
Current Value
: Menunjukkan nilai uang dari Qty yang ada sampai sekarang.
Average Cost
: Harga rata-rata per unit (Current value/Qty On Hand)
Inactive
Item
: Jika
diaktifkan maka tidak dapat digunakan untuk transaksi.
Copy From
: Menyalin (menyamakan) beberapa default atas item tersebut
dengan item yang lain.
Aktifkan ketiga field I Buy, I Sell dan I Inventory lalu isikan beberapa
linked account yang berhubungan dengan item tersebut.
Setelah mengisikan form Profile, lalu geser ke tab form berikutnya untuk
mengisikan informasi tentang pembelian (Buying Details) dan penjualan (Selling
Details).
Last Purchase Price : Harga beli
terakhir (otomatis diisi)
Buying Units of Measure : Satuan pembelian
dalam ukuran terkecil (pcs)
Number of Item per Buying Unit : Ukuran satuan
terkecil ke ukuran Qty Item.
Tax Code When Bought
: Kode pajak saat dibeli barang tersebut.
Minimum Level for Restocking Alert: Minimum Qty yang ada di gudang
untuk informasi
peringatan saat barangnya sudah mencapai sama/di bawah
limit.
Primary Supplier to Reorder: Supplier pertama yang sering
diminta order barang.
Supplier Item Number : Nomor (kode) barang dari
supplier
Default Reorder Quantity: Default setiap order pembelian
berapa Qty- nya.
Base Selling Pri : Isikan dasar perhitungan harga
jual pada setiap customer.
Selling Unit of Measure : Isikan satuan
terkecil dalam Qty penjualan.
Number of Item per Buying Unit : Isikan satuan unit
untuk menghitung Qty-nya
Tax Code When Sold : Pilih jenis kode pajak saat
dijual.
Inclusive/Exclusi : Pilih harga yang ditetapkan di
Base Selling Price di atas apakah sudah
termasuk
pajak (Inclusive) atau belum termasuk pajak (exclusive).
Calculate Sales Tax On : Pilih apakah PPN dihitung
dari harga Base Selling Price atau
dari Actual Selling Price (yang sebenarnya kita isi di dalam
faktur invoice.
History : Otomotis
diisikan oleh MYOB berdasarkan rekap transaksi
untuk
mengetahui perbandingan setiap periodenya.
AUTO BUILD
Form ini digunakan untuk jenis barang yang harus dirakit dulu sebelum
dijual. Jadi jika Quantity barang tersebut di gudang tidak mencukupi dan Anda
akan melakukan penjualan tersebut ada kemungkinan Anda untuk membuat (build)
sendiri item tersebut dari beberapa part item lainnya.
PURCHASE
Purcahse digunakan untuk mencatat transaksi-transaksi pembelian seperti
menentukan quota pembelian, membuat pesanan pembelian dan mencatatat retur
pembelian. Dengan memamfaatkan modul purcahse perusahaan dapat memasukkan
pembelian, mencatat pembelian berulang, menyiapkan pesanan pembelian, menerima
barang dagangan yang telah dipesan, memriksa barang yang dibeli agar sesuai
spesifikasi yang dipesan, melakukan pembayaran yang tepat waktu terhadap
pemasok dan mengelola uatng usaha secara terperinci dan akurat.
Dalam purcahes terdiri dari
- Enter Purchase :
Dalam perusahaan menengah setiap ada pembelian harus diketahui dan
disetujui oleh atasannya. Bagian pembelian sebelum melakukan order kepada
supplier harus membuatkan order pembelian ke atasannya.permohonan tersebut
belum tentu disetujui dengan beberapa pertimbangan yang diambil oleh atasannya.
Tampilan Quote, Order dan Bill sama saja. Perbedaan yang mencolok adalah warna
formnya.
Quote
Form ini berguna untuk membuat permohonan atas pembelian suatu barang
(item). Dalam Quote ini tidak ada jurnal
akuntansinya.
Received
: Qty barang yang akan dipesan.
Item Number : masukkan kode barang yang akan dibeli.
Description : secara otomatis langsung
diisikan nama item yang bersangkutan.
Price
: ketikkan harga pesanan (jika ada).
Disc
% :
ketikkan diskon yang mungkin didapat (jika ada).
Total
: otomatis dihitung dari (Received x Price – Disc %).
Job
: isikan Job jika berhubungan dengan Job (proyek) tertentu.
Tax
: Pilih/isikan kode pajak (jika item tersebut kena pajak pembelian).
Enter order ada 2 kemungkinan terjadinya:
1. Order
yang dilakukan tanpa membuat Quote sebelumnya.
2. Order
yang dilakukan sudah dibuatkan Quote sebelumnya.
Bill
Enter Bills adalah kegiatan memasukkan tagihan yang diterima dari supplier
ke hutang perusahaan. Ada 3 kemungkinan munculnya Bill
dari supplier tersebut:
1. Bill
(Direct Purchases)
2. Change
from Quote to Bill
- Purchase Register :
Purchase register digunakan untuk melihat semua transaksi pembelian yang
telah dilakukan sebelumnya
Purchase register terdiri dari : quotes, orders, open bills, returns &
debits, closed bills, recurring templates.
Purchase Return & Debit
MYOB tidak menyediakan form khusus untuk pengisian retur
pembelian. Cara pengisiannya sama dengan pengisian Purchase biasa, hanya untuk
kolom Received diisi dalam angka minus.
Setiap melakukan proses retur Anda harus melakukan 2 tahap, yaitu:
1. mengurangkan
invoice (Qty minus) di dalam form BILL.
2. membebankan
invoice yang minus tersebut ke invoice lainnya (Apply to Purchase) atau
membebankan invoice yang minus tersebut dengan penerimaan uang tunai (Received
Refund) sebagai pengembalian dana jika pembelian yang diretur tersebut
asalnya adalah pembelian tunai.
Recurring
Adakalanya perusahaan selalu membeli jenis barang yang sama dengan Qty yang
sama di tempat vendor yang sama pula. Kejadian itu bisa terjadi berkali-kali
dalam waktu yang relatif sama. MYOB hampir menyediakan fasilitas
Recurring ini di semua transaksi seperti pembelian, penjualan, pembayaran,
penerimaan dan lainnya.
Contoh: Perusahaan dalam kegiatan sehari-hari menggunakan jasa penyewaan
truk untuk mengangkut barang-barang yang dijual dan dibelinya. Kendaraan
tersebut disewa dengan sistem pembayaran sebesar Rp 1000.000 setiap minggunya.
PAY BILLS
Ada beberapa kemungkinan dalam hal
pembeyaran hutang:
- membayar hutang dengan pilihan langsung ke Cash/Transfer
- membayar hutang sebuah faktur lunas dengan mendapatkan potongan.
- membayar hutang karena terlambat sehingga diberikan finance charge.
Report-Purchase
Anda dapat melihat laporan-laporan yang berhubungan dengan aktivitas
pembelian selama periode yang Anda inginkan dengan membukanya dari menu
Report-Purchase.
SALES
Penjualan
merupakan bagian yang memegang peranan penting dalam suatu perusahaan karena
hasil dari penjualan merupakan sumber kelangsungan usaha. Penjualan biasanya
berpengaruh pada pendapatan kas jika dilakukan secara tunai, atau pada piutang
usaha jika penjualn dilakukan secara kredit. Karena aktivitas yang berhubungan
dengan penjualan ini sangat penting maka perusahaan harus mencatatnya dengan
tepat dan akurat. Untuk mencatat semua aktivitas yang berhubungan dengan
penjualan, anda dapat menggunakan modul sales pada MYOB Premier. Semua
aktivitas penjualan yang dicatat dalam modul sales secara otomatis akan masuk
dalam daftar jurnal transaksi
Semua
yang ada di menu Purchases terdapat pula di menu Sales. Pada prinsipnya cara
pengisian Sales sama dengan pengisian Purchase yaitu mulai terjadinya Quote
Sales, Order Sales, Enter Sales, Receive Payment sampai dengan Transaction
Journal. Yang berbeda adalah berada pada posisi yang berlawanan.
BANKING
SPEND MONEY
Spend Money diartikan sebagai
transaksi yang bersifat mengeluarkan uang untuk keperluan usaha. Transaksi yang
dicatat dalam menu ini seperti membeli perlengkapan (ATK), membayar biaya,
mengeluarkan cek dari bank untuk keperluan intern maupun ekstern. Bisa disimpulkan
Spend Money adalah pengeluaran uang selain untuk membayar hutang dagang. Jika
untuk membayar hutang dagang maka akan dicatat di menu Purcahse-Pay Bills.
PRINT CHEQUE
Anda dapat membuat voucher pengeluaran dengan menu ini, atau dapat mencetak
secara langsung dari komputer.
RECEIVE MONEY
Receive Money adalah kebalikan
daripada Spend Money. Menu ini digunakan untuk mencatat jenis transaksi
penerimaan kas/bank selain dari customer, seperti penerimaan pinjaman uang,
pendapatan bunga dari bank, pengembalian pinjaman dari karyawan, penjualan
aktiva selain inventory dan lainnya.
PREPARE BANK DEPOSIT
Menu ini adalah proses pencairan cek
dan giro yang diterima dari customer atau card yang lainnya.
BANK REGISTER
Bank Register hampir sama dengan General Ledger. Perbedaan yang ditampilkan
hanyalah account list dengan type Detail Cheque Account. Di dalam bank register
Anda dapat melihat mutasi setiap bank sekaligus Anda juga langsung dapat
memasukkan transaksi lewat menu tersebut.
Jika selama ini dibahas adalah selalu memasukkan transaksi dari modul
masing-masing, hal itu dapat dilakukan lewat satu menu yaitu Bank Register ini.
Anda dapat langsung melakukan proses
Spend Money, Receive Money, Enter Sales, Receive Payment, Enter Purchase dan
Pay Bill.
RECONCILE ACCOUNT
Reconcile Account berfungsi seperti
kita melakukan rekonsiliasi bank secara manual.
REPORT BANKING
Segala transaksi yang Anda catat dari menu banking ini dapat dilihat pada
laporan Banking.
TIME
BILLING
ACTIVITIES LIST
Suatu daftar jasa/service yang akan dijual pada customer atau akan dipakai
oleh perusahaan sendiri dengan system perhitungan pembayaran per jam atau
per satuan tertentu.
ENTER ACTIVITY SLIP
Anda dapat memberikan tagihan pada
customer secara manual melalui modul Sales dengan pilihan layout Time Billing.
Selain dengan cara manual tersebut anda juga dapat melakukan proses pembuatan
Activity Slip, lalu mengumpulkannya menjadi Prepare Time Billing Invoice secara
bersama-sama atau sendiri-sendiri.
PREPARE TIME BILLING INVOICE
Digunakan untuk proses pengambilan
data dari Activity Slip, dipilih beberapa slip yang sudah selesai dikerjakan
dan siap untuk dikirim tagihan (invoice).
ACTIVITY LOG
Form kumpulan dari Activity Slip
yang menunjukkan suatu Activity Slip yang telah dilakukan dengan tampilan per
Diary View atau Detail View.
INVENTORY
Persediaan
merupakan bagian penting dalam suatu perusahaan. Dengan pengelolaan persediaan
yang tepat dan akurat, perusahaan dapat dengan mudah mengecek barang-barang
persediaan yang terjual. Perusahaan yang mengatur manajemen persediaanya dengan
baik akan mudah memperoleh informasi persediaan yang masih ada, nilai nominal
suatu barang dagangan beserta penyusutannya, menetapkan harga beli dan harga
jual barang dagangan, menyediakan atau merakit barang dagangan menjadi suatu
kesatuan beserta harga yang telah ditetapkan
MYOB Premier dalam modul inventory pada command center dibagi menjadi
beberapa bagian yaitu :
- Set Item Prices berfungsi unruk mengubah harga jual yang berlaku.
- Transfer Inventory berfungsi mengijinkan perusahaan untuk menyimpan perpindahan barang dari bahan baku mentah ke barang jadi.
- Items Register berfungsi mengijinkan perusahaan untuk melihat secara umum perubahan persediaan yang terjadi di perusahaan. Perusahaan dapat menelusuri semua transaksi persediaan barang, termasuk penyesuaian jurnal persediaan dan perpindahannya. Dari jurnal ini perusahaan dapat mengedit, menambah, atau menghapus masukan barang yang diperlukan.
- Item List merupakan daftar singkat barang yang dibeli dan dijual perusahaan.
- Adjust Inventory digunakan perusahaan untuk mengatur jumlah dan nilai dari item persediaan.
- Transaction Journal merupakan transaksi jurnal dari modul persediaan yang terdiri atas catatan semua transaksi yang terjadi hingga penyesuaian persediaan, perpindahan persediaan, dan perakitan persediaan.
- Count Inventory berfungsi mengijinkan perusahaan untuk memasukan persediaan yang tersedia saat ini.
- Auto Build Inventory berfungsi mengijinkan perusahaan untuk mengkombinasikan atau merakit sejumlah item persediaan untuk membentuk item persediaan baru. Auto Build Inventory akan otomatis menyesuaikan dari sub item menjadi kombinasi harganya menjadi sebuah item persediaan baru.
CARD
FILE
Adakalanya perusahaan harus
berinteraksi dengan orang, karyawan, arau perusahaan lain. Dengan MYOB anda
juga mampu memasukan dan melihat daftar perinciaan orang-orang atau perusahaan
yang pernah berhubungan dengan bisnis perusahaan anda.
MYOB Premier mampu memasukan daftar nama pelanggan dan pemasok jika
perusahaan bergerak dibidang perdagangan jasa ataupun barang. Hal ini untuk
melihat sejauh mana hubungan kinerja perusahaan dengan relasi.
MYOB Premier dalam modul card file pada command center dibagi menjadi
beberapa bagian yaitu :
- Contact Log berfungsi untuk membuka jendela view contact log, dimana perusahaan dapat melihat daftar ringkasan dari seluruh kontak yang pernah dilakukan perusahaan.
- Cards List berfungsi untuk membuka jendela view card file, dimana perusahaan dapat membuat daftar nama orang atau perusahaan yang berhubungan dengan bisnis perusahaan. Dala jendela ini, perusahaan dapat melihat perician file kartu yang pernah dibuat perusahaan.
- Print Mailing Labels berfungsi untuk membuka jendela form selection, dimana perusahaan dapat menetapkan dan mencetak mailing labels untuk individu atau perusahaan yang terdapat pada file kartu.
- Create Personalised Letters berfungsi untuk membuka jendela form selection, dimana perusahaan dapat membuat sebuah file mail merge yang berisi informasi tentang individu atau perusahaan pada file kartu.




